Skip to main content

Posts

Kapitalisme "Unik" ala Indonesia

Kapitalisme "Unik" ala Indonesia Kapitalisme Indonesia, yang didukung militer, unik dan berbeda dari kapitalisme di banyak negara. MESKI sudah lewat 20 tahun lebih sejak kemunculannya, Rise of Capital masih punya relevansi dengan kondisi sosial-ekonomi dan politik Indonesia saat ini. Di saat banyak orang merindukan masa Orde Baru, buku ini seakan mengingatkan betapa banyak sisi buruk rezim itu. “Relevansi buku Rise of Capital lebih relevan lagi dengan tanda-tanda bangkitnya kembali Orde Baru,” ujar sejarawan Hilmar Farid dalam peluncuran buku terjemahan ini di Jakarta. Fay, panggilan Hilmar Farid, ingat respon luas ketika buku ini terbit pada 1987. Masyarakat, khususnya kaum intelektual dan aktivis, saat itu memasuki puncak kebosanan terhadap Orde Baru. Karya-karya ilmiah yang lahir mayoritas hanya puja-puji terhadap rezim yang militeristik itu. Buku Robiso...

Duit

Duit Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.                   SEMUA orang di negeri ini tahu kalau memberantas korupsi itu lebih sulit daripada memberantas ketombe. Itu sebabnya Indonesia butuh lebih dari sekadar sampo anti-ketombe. Memerangi korupsi sudah dilakukan semenjak awal republik ini berdiri. Beragam lembaga telah didirikan, berbagai cara telah dilakukan, tapi rupanya korupsi bukan lagi wabah yang bisa dibasmi begitu saja. Prilaku koruptif seperti telah bermimikri jadi gaya hidup. Celakanya lagi, mengutip Bung Hatta pada 1970-an ketika mega korupsi Pertamina terjadi, “Korupsi telah jadi budaya,” katanya. Mungkin kecenderungan yang sama sudah diendus lebih dulu oleh antropolog Professor Koentjaraningrat yang menulis bahwa orang Indonesia itu punya “mentalitas menerabas”, berani melanggar hukum demi cepat sampai tujuan. Cepat kaya salah satunya. Di zaman yang s...

Bukti Terbaru Asal Usul Manusia Modern

Bukti Terbaru Asal Usul Manusia Modern Peneliti menemukan bukti terbaru asal usul manusia modern. Manusia dari ratusan ribu tahun lalu ini diduga mirip manusia sekarang.                   Ilustrasi evolusi menjadi manusia modern. (isciencemag.co.uk). Homo sapiens modern pertama kali muncul di Afrika lebih dari 300.000 tahun lalu. Namun ada perdebatan besar di antara para sarjana apakah orang-orang pertama itu sama seperti orang yang sekarang hidup. Artinya, itu dalam kapasitas mentalnya, dan bila mereka hidup di tengah-tengah masyarakat sekarang akan sulit membedakan mereka dari manusia modern lainnya. Kendati begitu, para arkeolog percaya kalau orang-orang awal yang mirip seperti orang masa kini pernah hidup dalam komunitas kecil pada zaman es di pantai Afrika Selatan. Setidaknya 100.000 tahun lalu. Peneliti dari University of Huddersfield dengan rekannya dari Universi...

Mula Operasi Plastik

Mula Operasi Plastik Bermula dari kebutuhan untuk memperbaiki luka para korban perang, operasi plastik kemudian juga memperindah bagian tubuh. Tiddo Reddingius (duduk paling kiri) bersama rekan-rekannya di CBZ. (A Brief History of the Development of Plastic Surgery in the Netherlands East-Indies). KRISDAYANTI, Mpok Atiek, dan Nikita Mirzani mengaku melakukan operasi plastik. Para selebriti tersebut menjalani bedah estetis (kosmetik) untuk memperindah penampilan. Operasi plastik juga dilakukan pasien penderita tumor kulit, bibir sumbing, atau luka bakar. Operasi plastik golongan terakhir ini disebut bedah konstruktif.  Tujuannya untuk menangani bagian tubuh yang cedera. Praktik operasi plastik di Indonesia bermula dari masuknya pengetahuan medis Barat. Mulanya, bedah plastik ditujukan hanya untuk perbaikan, khususnya...

Meluruskan Fakta Pertemuan Soeharto dan Sultan

Meluruskan Fakta Pertemuan Soeharto dan Sultan Pertemuan klandestin yang diabadikan dalam relief. Ada yang melenceng dari fakta sejarah. Relief pertemuan Sri Sultan Hamengkubuwono IX (kiri) & Letkol Soeharto (Foto: Repro "Takhta untuk Rakyat") LANGIT Kota Yogyakarta sudah gulita. Malam itu, 13 Februari 1949 , sekira pukul 11, Lettu Marsudi “menyelundupkan” Overste (letnan kolonel) Soeharto masuk kota dan k e raton. K omandan Wehrkreise (WK) III sek alig u s komandan Brigade X-Mataram itu dibawa menghadap Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX dalam sebuah pertemuan klandestin. Sejak Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948, Yogyakarta berada di bawah kuasa Belanda. Propaganda diumbar Belanda bahwa RI dan TNI sudah punah. Tapi ada setitik terang di lorong gelap. Sultan yang saban tempo mendengar siaran radio mancan...

Razia Homoseksual Zaman Kolonial

Razia Homoseksual Zaman Kolonial Razia besar-besaran kaum homoseksual. Ada motif politik di balik gerakan antihomoseksual. Biro Polisi Susila. (geronimohoorspelen.nl). Tiga perempuan ditetapkan sebagai tersangka karena kampanye hitam. Dalam video yang viral, mereka menyebut jika Joko Widodo terpilih kembali menjadi presiden maka azan akan dilarang dan LGBT ( Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) akan dilegalkan. Selama ini memang kelompok LGBT mendapat penolakan dari berbagai kalangan dalam bentuk  aturan yang diterbitkan pemerintah-pemerintah daerah, persekusi, pemidanaan, pembubaran acara, dan sejumlah kekerasan lainnya.  Penolakan itu dengan berbagai alasan. Mulai soal moral, penyebab bencana, sampai keyakinan kalau kelompok LGBT telah dirasuki jin sehingga harus di- ruqyah . Upaya menghapus kelompok LGB...

Antara Perempuan dan Politik

Antara Perempuan dan Politik Supeni menolak pemisahan perempuan dari partai politik. Kritiknya tak asal bunyi, ia jadi tokoh penting dalam PNI. Supeni kala menemani Sukarno menyambut Putri Michiko dari Jepang. Sumber: Supeni Wanita Utusan Negara. PROKLAMASI mengubah konfigurasi politik. Ketiadaan musuh bersama membuat lelaki menjadi makin dominan dalam bidang politik sementara perempuan disingkirkan dan dianggap lebih layak bergerak di bidang sosial. Organisasi perempuan yang bercorak keagamaan, misalnya, kebanyakan berjalan dengan pembagian kerja model ini. Kecenderungan seperti itu dikritik para aktivis perempuan, salah satunya Supeni. Cora Vreede-de Stuers dalam Sejarah Perempuan Indonesia menyebut Supeni menolak keras pemisahan perempuan dan partai politik. Menurutnya, perempuan harusnya dianggap setara dan disamakan statusnya dengan lelaki untuk ikut andil dalam urusan-urusan politik. Pendapat...