Skip to main content

6 Alasan Kamu Sulit Bahagia



Lahir dalam keluarga yang  berkecukupan,  punya banyak teman,  dan prestasi di sekolah juga gak jelek-jelek banget,  tapi kenapa masih ngerasa kurang bahagia. 
Bukankah katanya bahagia itu sederhana?. 
Berikut adalah hal-hal yang mungkin tanpa kamu kita sadari bikin kita sulit ngerasa bahagia. 


1. Kurang Percaya Diri

Kepercayaan diri yang rendah dapat menghilangkan  perasaan bahagia dalam diri seseorang.  Ketika ia merasa rendah diri,  ia akan membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain.  Oleh karena itu,  jangan pernah minder atau merasa rendah diri,   apalagi sampai membuat kita membandingkan diri kita dengan orang lain.  Kita istimewa dan Tuhan mencintai,  menerima kita sebagaimana adanya kita.  Cheer up! 

2. Menyimpan Kepahitan & Dendam

Ngga ada manusia yang sempurna.  Semua,  bahkan kita pernah bikin kesalahan.  Jadi lepaskanlah pengampunan kepada siapa pun yang dengan sengaja menyakiti hatimu. 
Seseorang yang masih terus menyimpan sakit hati dan dendam dalam hatinya ngga akan pernah merasakan kebahagiaan sejati. 

3. Kurang Bersyukur 

Semua hal dilihat dari sisi kurangnya.  Harta,  status,  pendidikan,  pangkat bahkan hidup dilihat dari sisi kurangnya doang. 
Kalau kita hanya melihat  dari sisi kurangnya,  maka kita nggak akan pernah ngerasain bahagia. 
So,  yuk banyak-banyak bersyukur!  
Bersyukur kita masih bisa sekolah,  bersyukur kita masih bisa kuliah,  sekalipun mungkin ortu bisa ngebiayain kita sampai SMA atau D3.
Bersyukur kita bisa kerja sekalipun karier nya belum seperti yang kita harapkan.  Bersyukur sudah pasti akan bikin kita ngerasa lebih  ebahagia. 

4. Mudah Tersinggung 

Mudah banget tersinggung setiap kali diajak ngobrol sqma orang lqin. 
Apa aja yang dibilang orang lain dipikirin. Nggak cuma itu,  orang yang mudah tersinggung ini juga biasa sulit diajak bercanda.  Ya,  mungkin karena sifat nya yang mudah tersinggung ini yang membuat dia jadi sulit bahagia. 


5. Iri Hati

Kita akan sulit ngerasa bahagia jika kita selalu merasa iri,  selalu bertanya kenapa orang lain bisa atau punya,  kenapa gue enggak.  Ya,  buat orang seperti ini,  orang lain gak boleh lebih baik,  nggak boleh lebih berhasil dari dirinya.  Kalau udah seperti ini cara mu memandang hidup,  jangan kan pengen bahagia,  yang ada kita bakalan jadi stress.  Stop iri hati! 

6. Khawatiran

Khwatir sih boleh aja.  Justru ini adalah semacam sinyal yang bagus buat kita bisa lebih  waspada dan siap dalam menghadapi apa aja yang akan terjadi di waktu depan.  Tapi,  ngg baik adalah Khawatiran.  Apa-apa khawatir,  dikit-dikit khawatir.  Hidupnya seakan nggak pernah lepas dari yang namanya khwatir. Hmm,  kayak nggak pernah kenal Tuhan aja deh kalo gini.  


Ttd 

Diah Permata Sirait 

Comments

Popular posts from this blog

Menanti RUU PKS Disahkan

Menanti RUU PKS Disahkan Proses panjang RUU PKS. Bermula dari keresahan pada 2001, masih bergulir hingga kini. KASUS Agni dan Universitas Gadjah Mada yang berakhir “damai” juga kasus Baiq Nuril yang berakhir pemenjaraan dengan jerat UU ITE menambah panjang deretan kasus kekerasan seksual di tanah air. Mayoritas kasus itu berakhir menyedihkan. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam laporannya menyebutkan, pada 2018 ada 7.238 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan. Catatan Tahunan (Catahu) Komnas Perempuan yang dihimpun dari berbagai layanan aduan, menununjukkan jumlah kekerasan seksual pada 2017 mencapai 384.446 laporan. Aduan dari para korban yang langsung masuk ke Komnas Perempuan mencapai 1.301 laporan. Angka-angka tersebut baru mencakup kekerasan seksual yang dilaporkan. Padahal, keberanian korban untuk melaporkan kasus yang mereka alami masih rendah. Minimnya kebera...

Masjid Sukarno di Rusia

Masjid Sukarno di Rusia Kunjungan Sukarno ke Leningrad pada 1956 membawa berkah bagi muslim di kota itu. Masjid Agung St. Petersburg. MATA Presiden Megawati Sukarnoputri berkaca-kaca. Kisah tentang jasa mendiang Presiden Sukarno yang dibacakan Imam Besar Masjid Agung St. Petersburg, Zhapar N. Panchaev, membuatnya terharu, sewaktu berkunjung pada April 2003. Hampir 50 tahun lalu, Megawati –kala itu belum berusia sepuluh tahun– ikut rombongan ayahnya melakukan kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet, Agustus-September 1956. Usai mengunjungi beberapa pabrik di Leningrad, rombongan Sukarno melanjutkan tur kotanya. Sewaktu melintasi Trinity Bridge, mata Sukarno terpaku pada bangunan biru berkubah di kejauhan. “Dalam taksiran Soekarno, bangunan itu jika sebuah masjid, mampu menampung lebih dari 3000 muslim bersembahyang berjamaah,” tulis ...

Bukti Terbaru Asal Usul Manusia Modern

Bukti Terbaru Asal Usul Manusia Modern Peneliti menemukan bukti terbaru asal usul manusia modern. Manusia dari ratusan ribu tahun lalu ini diduga mirip manusia sekarang.                   Ilustrasi evolusi menjadi manusia modern. (isciencemag.co.uk). Homo sapiens modern pertama kali muncul di Afrika lebih dari 300.000 tahun lalu. Namun ada perdebatan besar di antara para sarjana apakah orang-orang pertama itu sama seperti orang yang sekarang hidup. Artinya, itu dalam kapasitas mentalnya, dan bila mereka hidup di tengah-tengah masyarakat sekarang akan sulit membedakan mereka dari manusia modern lainnya. Kendati begitu, para arkeolog percaya kalau orang-orang awal yang mirip seperti orang masa kini pernah hidup dalam komunitas kecil pada zaman es di pantai Afrika Selatan. Setidaknya 100.000 tahun lalu. Peneliti dari University of Huddersfield dengan rekannya dari Universi...